Minggu, 12 Agustus 2012

Masih Berselisih Faham Kok


SETELAH kami menjadi agen asuransi Prudential pun kami masih sering bertengkar, sama seperti dua tahun sebelumnya.

Jika dua tahun lalu bertengkar mengenai ''mengapa belum akhir bulan gaji sudah habis''.? atau ''Diapakai apa saja uang gaji itu,?''.

Kini pun pertengkaran masih sering terjadi. Perselisihan faham dalam keluarga antara suami dan istri memang sering terjadi namun itulah bumbunya rumahtangga.

Kini yang menjadi pokok persoalan adalah ''siapa yg bayar..?'' atau '' dari mana pengeluaran itu harus dibayarkan,'' Alhamdulillah, kini kami punya dua sumber pemasukan dan satu sama lain saling berebut untuk membayar duluan. Semenjak jadi agen Prudential Alhamdulillah gaji istri sudah 2x gaji saya di perusahaan swasta. Begitupun bonus tahunannya dua kali gaji saya. Jadi sebetulnya tidak usah dipersoalkan, cuma seru saja pada berebut siapa yg bayar... Dan enaknya kini gantian yg traktir makan diluar adalah Istri, hahaha.... terima kasih Prudential.

Agen Prudential pun Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

SEMENJAK, Usia kuliah di UNAS-JKT jurusan Biologi, Irma Imelda mengembangkan kariernya di sebuah perusahaan Jepang hampir selama 7 tahunan. Pada saat yang hampir bersamaan ia pun mengembangan bisnisnya di Mulit Level Marketing (MLM).

Bolak-balik Depok-Jakarta menggunakan kendaraan umum membuatnya cukup kerepotan, apalagi sang jabang bayi semenjak menikah 7 tahun belum juga nongol, akhirnya ia memutuskan untuk berhenti bekerja di JKT dan memilih di rumah sambil membantu suami di bidang tanaman hias.

Alasanya berhenti bekerja selain ingin punya momongan juga untuk mengembangkan kerjaannya di MLM. MLM dipilih karena diharapkan bisa membagi waktu sambil mengurus keluarga.

Belakangan iseng-iseng dia masuk menjadi nasabah untuk berjaga-jaga jika mengalami musibah. Baru juga tiga bulan jadi nasabah prudential, ia masuk rumah sakit dan harus membayar cukup besar sementara tabungan di bank tidak mencukupi. Beruntung ia punya Kartu kesehatan dari Prudential (Pru HS) dan biaya selama sakit di rumah sakit bisa diganti oleh Prudential.

Ia tertarik untuk memasukan anak dan suaminya, namun ketika ditawari bisnisnya Irma lebih memilih menjadi agent prudential untuk wilayah Sawangan-Depok dan sekitarnya. Syukur Alhamdulillah kini Irma sudah menjadi agent dengan sejumlah nasabah dan dompetnya juga mulai kembali terisi. Meski belum maksimal, namun ia percaya kalau bisnis ini bisa ditekuni sambil mengasuh bayi dan membina keluarga. Ia terus melakukan prospek dan penawaran aneka produk melalui ym, gadget maupun SMS, beberapa teman dan saudara pun masuk dan menjadi nasabahnya. Tidak percaya hub : 08121059078. atau ym di irmaimelda@yahoo.com siapa tahu bisa berbagi cerita. (Erwin Winaldi/Imas Masitoh).***

Jumat, 10 Agustus 2012

Ingin Ikut Wisata ke Belahan Dunia



DISELA-sela kesibukannya sebagai pengawas ujian di sebuah lembaga pendidikan swasta dan hobbynya ke alam bebas, Tita (demikian ia dipanggil) juga melaksanakan aktivitasnya sebagai agen asuransi Prudential.

Sejak beberapa bulan lalu setelah dia lulus AAJI, wanita muda ini mulai mempromosikan diri sebagai agen Prudential di lingkungan teman, saudara dan tetangganya.

Beberapa pelatihan sempat ia ikuti dan kini ia terus aktif mencoba memasarkan produk Link kepada relasinya. Salah satu motivasinya untuk menjadi agen adalah keinginannya untuk melihat tempat-2 wisata seperti yang dijanjikan Prudential, juga pengalaman pribadinya yang membuatnya ''klik'' untuk bergabung dan menyebarluaskan kebaikan dari Prudential. Semoga cita-cita nya terkabulkan. Aamiin.

Kamis, 09 Agustus 2012

Lakukan saja dari Lingkungan terdekat.



BAGI, Bu Nenden Herawan yang berada di Kabupaten Indramayu, Jabar dan belum banyak memiliki relasi, maka yang perlu Anda lakukan adalah mempromosikan diri Ibu kepada lingkungan terdekat.

Bisa saja ke relasi pekerjaan suami di kantor, tetangga terdekat hingga ke warga masyarakat di komplek-2 sekitar ibu tinggal. Caranya, seperti biasa bisa melalui jalur pengajian atau pertemanan di tempat anak sekolah atau dimanapun melakukan aktivitas.

Yang pernah kami lakukan adalah dengan menyebarkan brosur di komplek perumahan, kemudian dilakukan follow up berupa kunjungan ke rumah-2 yang sudah dikirim brosur. Perkenalan, pertemanan dan memupuk rasa percaya antara calon nasabah dengan klien itu penting dilakukan. Tidak jarang orang menolak menjadi nasabah hanya karena memang belum kenal dan belum terjalin rasa percaya satu sama lain.

Namun demikian percayalah dengan melakukan tatap muka dan cerita kepada orang-2 yang ditemui mengenai bagaimana berinvestasi di Prudential dengan bonus perlindungan kesehatan, Insya Alloh rasa saling percaya itu akan terjalin dan satu persatu menjadi nasabah ibu. Tetap saja lakukan yang terbaik, apalagi dukungan dari suami sangat berarti untuk anda saat ini. Selamat mencoba. Erwin Winaldi/Imas Masitoh-Bandung.

Fokus di Prudential Saja

KETIKA, orang lain sibuk mencari modal, kemudian memproduksi barang seperti kue, makanan ringan ataupun stok barang untuk persiapan jualan menjelang Lebaran, kami tetap fokus menjalani bisnis ini perlahan-lahan.

Meski suasana puasa sangat terasa, kami tetap menjalani bisnis Prudential dengan menambah ilmu pengetahuan, melayani kebutuhan nasabah, membantu mereka yang akan membayar namun kesulitan waktu dan kesempatan. Semua menjadi kegiatan rutin dan menyenangkan.

Yang paling menyenangkan adalah ketika meski kerja kita tidak terlalu maksimal, namun penghasilan bulan ini sama dengan bulan sebelumnya sekitar Rp 7 jutaan, bahkan cenderung naik. Selain itu membantu teman-2 agen membuat proposal seperti membantu Sri Rejeki, Eli Rahmalia, Nenz Zaduls Langga dan Fitria Hanum juga tetap dilakukan.

Kerja yang asyik bukan...? Apalagi hasilnya... juga asyik bukan...? Jadi kami tetap fokus di bisnis asuransi Prudential saja.

Rabu, 08 Agustus 2012

Mulai Berinvestasi di Prudential

MENJADI, agen asuransi Prudential adalah pekerjaan mulia dan sangat membahagiakan. Kita bisa membantu mereka yang membutuhkan dengan memberikan saran-2 sesuai yg mereka perlukan.

Bagi mereka yang ingin menginvestasikan uangnya, maka Prudential adalah salah satu pilihan terbaik.

Mengapa ? karena selain dana kita diinvestasikan dalam berbagai instrument keuangan seperti saham, kita juga mendapatkan Uang Pertanggungan jika terkena resiko.

Untuk berinvestasi di Prudential minimal Rp 12.5 juta dan maksimal tidak terbatas, namun untuk setoran tunai, kas membatasi sampai rp 50 juta. Perkembangan dana yg disimpan bisa diikuti tiap bulannya melalui laporan yang dikirim ke rumah. Sudah ada beberapa orang nasabah kami yang menginvestasikan dananya disini. Satu berada di luar Pulau Jawa dan 3 lainnya berada di sekitar Bandung. Dana yang diinvestasikan bervariasi mulai dari Rp 30 Jutaa.

Nah, jika ada minat silahkan hubungi 0813 2299 8154, 0818 0952 9945 dan 0857 111 86266

Warisan Pendidikan dan Uang Untuk Anak-anak Kita



DULU, Almarhum Papa saya pernah berkata, ''Anak-2, kalian harus belajar dan menuntut ilmu dengan baik, kami tidak bisa memberikan harta warisan, hanya pendidikan saja yg menjadi bekal kalian kelak,''ujar beliau.

Alhamdulillah, meski harus hidup secara sederhana, kami berlima akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik, mulai SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

Kini dua puluh lima tahun sudah berlangsung, kami bertekad tidak lagi memberikan warisan berupa pendidikan yg baik buat anak-anak. Namun kami juga bersikeras untuk memberikan mereka bekal hidup yang layak. Untuk mencapai cita-2 itu, saya dan adik-2 menjadi nasabah asuransi Prudential. Insya Allah pendidikan anak-2 bisa terjamin, kesehatan mereka ada yg menjaga dan tabungan mereka pun tetap bergulir sampai mereka dewasa.

Kini Alhamdulillah kehidupan sudah mulai jauh membaik, mengapa Anda juga tidak bergabung bersama kami di Prudential. Hub : 0813 2299 8154, 0818 0952 9945, 0857 111 86266.